Anomali Kraniofasial
craniofacial anomaly
Ringkasan Singkat
Anomali kraniofasial adalah deformitas struktural, biasanya bawaan, yang melibatkan wajah dan kranium, contohnya Sindrom Treacher Collins, Sindrom Crouzon, dan Sindrom Hurler.
Anomali kraniofasial adalah cacat struktural yang memengaruhi area wajah dan tengkorak (kranium). Deformitas ini umumnya bersifat kongenital, yang berarti sudah ada sejak lahir, dan dapat bervariasi dalam tingkat keparahannya. Anomali ini dapat melibatkan tulang, kulit, dan jaringan lunak wajah serta kepala, yang dapat memengaruhi penampilan, fungsi sensorik (seperti penglihatan dan pendengaran), pernapasan, makan, dan bahkan perkembangan otak.
Beberapa sindrom yang ditandai oleh anomali kraniofasial termasuk Sindrom Treacher Collins, yang memengaruhi perkembangan tulang dan jaringan lunak wajah; Sindrom Crouzon, yang menyebabkan fusi prematur tulang tengkorak (kraniosinostosis) dan fitur wajah yang khas; dan Sindrom Hurler, sebuah kelainan genetik yang memengaruhi banyak sistem tubuh, termasuk struktur kraniofasial. Penanganan anomali ini seringkali multidisiplin, melibatkan bedah, ortodontik, dan dukungan psikologis.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology. (n.d.). Craniofacial anomaly. Retrieved from [URL of APA Dictionary if available]
- Gorlin, R. J., Cohen, M. M., & Hennekam, R. C. M. (2001). Syndromes of the Head and Neck (4th ed.). New York, NY: Oxford University Press.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.